Minggu, 03/10/2021. Pemantauan Evakuasi Laka Laut di Tebing Grendan, Wediombo, Jepitu, Girisubo.

Minggu, 03/10/2021, SatpolPP Gunungkidul melakukan pantauan terhadap adanya laka laut di Tebing Grendan, Wediombo, Jepitu, Girisubo.  Pantauan dilakukan langsung oleh Kasi Rahdal SatpolPP Gunungkidul Danis Satryargha. Laka laut terjadi masih dalam masa PPKM, hal ini menjadi perhatian bagi kita semua bahwa di lokasi wisata pantai masih saja terjadi adanya orang/wisatawan yang ,menyusup ke wilayah-wilayah pantai di Kabupaten Gunungkidul. Petugas selalu kucing-kucingan dengan pelaku wisata dengan berbagai tersebut, Hal ini karena mereka para pelaku wisata biasanya datang pada tengah malam atau menjelang pagi hari menunggu lengahnya petugas yang tentu sudah kecapeakan karena bertugas sejak pagi, dan sore hingga pagi lagi dan tentu biasanya para pelaku wisata dibantu warga sekitar yang akrab dipanggil JOKI ini. Mudah-mudahan ini menjadi warning bagi semua pelaku wisata, pengelola wisata danwisatawan sendiri bahwa selama PPKM belum dicabut maka seluruh wilayah destinasi pantai di Kabupaten Gunungkidul ditutup sementara sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Berikut dilaporkan secara rinci dari laka laut tersebut.

LOKASI :

Tkp : Tebing Grendan (Sebelah barat pantai Jungwok), Jepitu, Wediombo, Girisubo

WAKTU KEJADIAN :

– Minggu, 03 Oktober 2021.

– Pukul : 05.30 wib

WAKTU LAPOR :

– Minggu, 03 Oktober 2021.

– Pukul : 06.15 wib.

Bahwa telah terjadi laka laut dgn korban seorang pemancing terpeleset jatuh dan terseret gelombang.

Adapun data sebagai berikut :

IDENTITAS KORBAN :

Nama : Anggit kriswahyudi

TTL : Kulonprogo, 10 Desember 1988

Alamat : Punukan, RT/RW 002/001, Wates, Wates, Kulonprogo.

Agama : Islam

Status. : Kawin

Pekerjaan : POLRI.

SAKSI :

Nama : Yunanto

Alamat : Ganjuran Manukan, RT/RW 001/003, Condong catur, Depok.

Agama : Islam

Status. : Kawin

Pekerjaan : Wiraswasta.

KRONOLOGIS :

Korban datang sendirian dari kulonprogo ke rumah salah satu warga Jepitu yang tak lain adalah temannya pada Sabtu, 02 Oktober 2021, pukul 13.00 wib.
Korban berniat memancing ke spot mancing tebing Grendan, namun masih menunggu beberapa temannya di rumah warga tersebut.

Beberapa waktu kemudian, korban yang sudah bersama 6 orang temannya menitipkan helm dirumah warga tersebut dan melakukan perjalanan ke spot mancing tebing Grendan
dengan mengendarai sepeda motor.

Setelah pukul 16.00 wib korban bersama 6 orang temannya tiba dilokasi spot mancing tebing Gerendan.
Dalam waktu semalaman korban melakukan giat memancing,
namun pada hari minggu, 03 Oktober 2021 pukul 05.30 wib korban terpeleset jatuh ke laut dan terbawa arus ketimur.
Setelah itu,
teman korban menghubungi warga dan dilaporkan ke SAR untuk meminta pertolongan.

TINDAKAN :
Setelah menerima laporan,
SAR kemudian segera menindak lanjuti dgn mengirimkan personil ke TKP dengan jalur darat maupun dengan jalur laut menggunakan perahu.

Dilakukan pencarian diseputaran TKP dan penyisiran kearah timur menyesuaikan dgn arus yg kencang ketimur.

Disisi lain SAR juga melaporkan kejadian tersebut ke instansi/lembaga2 terkait perihal kecelakaan laut.

PENCARIAN HARI PERTAMA

Tim Laut :

– Pada Pukul 06.15 mulai melakukan pencarian di area TKP, setelah kurang lebih 2 jam kodisi masih nihil, perahu mendarat kepantai Nampu untuk melakukan isi BBM.

– Pukul 09.00 tim perahu kembali melakukan penyisiran dari TKP ke arah timur mengikuti arus hingga radius 2mil, hasil masih nihil.
Kemudian pukul 11.30 wib tim kembali ke pantai Nampu.
– Pukul 13.00 wib tim perahu kembali melakukan penyisira di mulai dari TKP ke arah timur mengikuti arus
hingga radius 2 mil dan ke arah tengah, namun sampai dengan pukul 17.00 wib pencarian masih nihil.

Tim Darat :

– Pukul 06.30 wib tim darat melakukan penyisiran di seputaran TKP.

– pukul 10.00 wib terbentuk lagi 1 regu tim darat untuk melakukan penyisiran dan memantau dari atas tebing sebalah timur TKP.

HASIL OPERASI :

Hasil pencarian baik tim darat maupun tim laut masih Nihil atau korban belum bisa diketemukan.

Hingga pada pukul 17.20 wib semua personil ditarik ke pos pantau pantai Jungwok untuk melakukan briefing menentukan Rencana Operasi di hari kemudian.

PENCARIAN HARI KEDUA

Sesuai dengan RenOps kemarin, bahwa operasi hari kedua Senin, 04 Oktober 2021 dimulai pada pukul 05.30 wib.
Tim darat terbagi menjadi 5 regu di 5 titik tebing2 dan tim laut di bagi menjadi 2 regu.
Regu pertama tim laut start dari pantai Nampu dan regu satunya start dari pantai Sadeng.

Namun demikian, pada pukul 08.00 wib menerima laporan dari tim kapal bahwa arus pinggir kencang ketimur, namun arus tengah kencang ke barat.
Maka diambil kesimpulan bahwa kita harus bentuk 1 regu lagi untuk di melakukan pemantauan di tebing sebelah barat TKP jarak 1 km yaitu tebing banyu Tibo.

Pada pukul 09.45 wib, tim darat yg berada di tebing banyu Tibo melihat benda mengapung berwarna merah.
Kemudian di laporkan kepada komandan operasi dan dilanjutkan kepada tim kapal untuk melakukan kroscek pendekatan kepada benda mengapung tersebut.

Setelah di dekati oleh tim perahu, maka dapat dipastikan benda mengapung tersebut adalah jenazah.

TINDAKAN :

Setelah dapat dipastikan benda mengapung tersebut adalah jenazah, kemudian dilakukan evakuasi dgn menaikan jenazah ke perahu dan dibawa mendarat ke pantai Nampu.

HASIL OPERASI :

Setelah mendarat dipantai Nampu, lanjut berkoordinasi dgn Kapolsek Girisubo.
Hasil koordinasi jenazah supaya dikirim ke RSUG Wonosari untuk dilakukan otopsi.

Namun demikian dipertengah perjalanan ada perintah dari Kapolres Kulonprogo untuk supaya jenazah dikirim ke RS Bhayangkara.

Pada pukul 12.30 wib, jenazah sudah sampai di RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

PERSONIL TERLIBAT :

– SAR GABUNGAN

(sat.med.praja)

Previous Minggu, 19/09/2021. Pam Pos TPR Pulegundes.

Leave Your Comment

Skip to content